Klik Beli
News

Apakah Operasi Laparaskopi Aman Bagi Penderita Bronchitis?

4 Maret 2012

Dikisahkan oleh seorang penderita batu empedu sebut saja namanya 'R", yang juga menderita bronchitis. "R" yang saat ini berusia 43 tahun terserang bronchitis akibat kebiasaan merokok sejak usia SMP dan dokter menyarankan "R" harus berhenti merokok agar fungsi paru-parunya bisa bekerja optimal. "R" yang juga berbadan gemuk, enam bulan terakhir ini sering merasakan nyeri di ulu hati. Dugaan saat itu dia terkena maag, namun setelah melakukan pemeriksaan USG ternyata "R" menderita batu empedu.Setelah melakukan pemeriksaan yang intensif, kandung empedu "R" sudah meradang dan Dokter menyarankan untuk melakukan operasi pengangkatan kandung empedu lewat operasi Laparoskopi (operasi melalui alat yang dimasukkan melalui sayatan kecil di dinding perut). "R" yang saat ini menderita bronchitis, setelah berkonsultasi dengan dokter spesialis bedah dan penyakit dalam, operasi Laparoskopi bagi penderita bronchitis bisa mengurangi kapasitas paru selama operasi. Kebiasaan merokok sejak usia SMP tersebut telah menimbulkan gangguan paru berupa bronkhitis dan emfisema. Operasi pada daerah perut memang mempengaruhi fungsi paru. Makin dekat operasi dilakukan ke sekat diafragma (pembatas rongga dada dan perut) makin besar pengaruh operasi terhadap fungsi paru. Operasi kandung empedu dapat menurunkan kapasitas vital (bagian fungsi paru) separuh. Operasi laparaskopi memang juga digunakan untuk operasi kandung empedu. Operasi ini menimbulkan luka bekas operasi yang kecil. Di tangan dokter yang terampil dalam operasi ini risiko operasi lebih rendah dan pasien dapat pulang ke rumah lebih cepat. Untuk operasi ini diperlukan alat khusus dan dokter bedah yang terlatih. Pengalaman Anda mungkin dapat dijadikan contoh pembaca lain bahwa merokok dapat menimbulkan gangguan pernapasan. Gejala itu sudah dapat timbul pada usia yang relatif masih muda. Dan kita bisa mendiskusikan lebih lanjut kepada dokter ahli bedah, manfaat dan kerugian operasi laparoskopi bagi penderita batu empedu. 



Baca juga
  » 21 November 2013
Makan Buah, Sebelum atau Sesudah Makan Besar?
Buah-buahan kaya akan serat dan berbagai macam vitamin. Namun tidak banyak orang yang tahu kapan waktu makan buah yang benar, sebelum ataukah sesudah makan?

  » 2 November 2012
Kacang, Sahabat Empedu
Para peneliti dari Harvard Medical School mengatakan, lemak baik seperti monosaturated dan polyunsaturated pada kacang mampu membantu kita untuk mengontrol kolesterol dalam darah, mencegah terjadinya batu empedu

  » 2 Oktober 2012
Tidur Miring ke kanan
Tidur miring ke kanan memiliki manfaat medis sangat baik untuk semua orang secara umum, tanpa terkecuali untuk penderita batu empedu.

  » 1 September 2012
Makanan yang Harus Dipantang Penderita Batu Empedu
Mengetahui makanan yang harus dihindari akan mengurangi rasa tidak nyaman dan dapat mencegah pembentukan batu empedu baru.

  » 21 Agustus 2012
Cegah Batu Empedu, Ini Dia Caranya!
KOMPAS.com - Banyak upaya pencegahan dan penyembuhan penyakit batu empedu. Di antaranya adalah menjaga berat badan agar tetap normal, menurunkan kolesterol, dan mengonsumsi makanan yang banyak mengandung serat.